Tiga Jenis Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha, Apa Saja? Ini Penjelasannya!

Assalamualaikum, sahabat-sahabat yang dirahmati Allah! Kami ingin berbagi sedikit ilmu tentang amalan yang sangat mulia sebelum kita menyambut hari raya Idul Adha. Apakah kalian tahu bahwa ada tiga jenis puasa sunnah yang bisa kita kerjakan sebelum Idul Adha? 

Ya, benar! Ada tiga jenis puasa yang dianjurkan dan memiliki keutamaan luar biasa. Mari kita simak bersama-sama penjelasannya.

Pertama, mari kita bahas tentang Puasa Dzulhijjah. Puasa ini dilaksanakan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, khususnya pada tanggal 1-7 Dzulhijjah. Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan amalan ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA, disebutkan betapa agungnya hari-hari ini di sisi Allah. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir).

Jadi, mari kita niatkan puasa ini dengan bacaan niat berikut:

Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala.

Kedua, ada Puasa Tarwiyah. Puasa ini dikerjakan pada hari ke-8 bulan Dzulhijjah. Keutamaan puasa Tarwiyah juga luar biasa. Dalam sebuah hadits disebutkan, "Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).

Bacaan niat puasa Tarwiyah adalah:

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Ta'ala.

Terakhir, ada Puasa Arafah. Puasa ini dilakukan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah, tepat sehari sebelum Idul Adha. Puasa ini memiliki keutamaan yang luar biasa besar. Rasulullah SAW bersabda, "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).

Untuk niat puasa Arafah, bacaannya adalah:

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala.

Sahabat-sahabat yang kami cintai, betapa besar pahala yang bisa kita raih dengan melaksanakan puasa-puasa sunnah ini. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keikhlasan untuk menjalankannya. Mari kita manfaatkan momen-momen berharga ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita semua selalu dalam lindungan dan rahmat-Nya. Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!

Posting Komentar untuk " Tiga Jenis Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha, Apa Saja? Ini Penjelasannya!"

Penulisan Hijriah atau Hijriyah yang Benar
Gambar
Gambar